Showing posts with label Vitamin Ibu Hamil. Show all posts
Showing posts with label Vitamin Ibu Hamil. Show all posts

Thursday, 6 August 2020

DIABETES - cara mengatasinya.


 DIABETES, adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.

Apabila sel tubuh tidak menyerap glukosa, maka glukosa akan menumpuk didalam darah dan dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika Diabetes tidak dikontrol dengan baik dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.

Kadar gula darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas (organ yang terletak dibelakang lambung). Pada penderita Diabetes, pankreas tidak mampu memroduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin sel tubuh tidak akan dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi. Hal ini pula yang menyebabkan penderita Diabetes terlihat lemas tidak berenergi.

JENIS-JENIS DIABETES

Diabetes tipe 1. Terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memroduksi insulin, sehingga menyebabkan peningkatan glukosa darah dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh. Pemicu timbulnya keadaan ini masih belum diketahui pasti. Dugaan paling kuat adalah disebabkan faktor genetik penderita.

Diabetes tipe 2. merupakan diabetes yang sering terjadi. Diabetes jenis ini disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat dipergunakan dengan baik (resistensi sel tubuh terhadap insuline). 90 - 95% penderita diabetes di Dunia menderita Diabetes tipe 2.

Selain kedua jenis Diabetes, terdapat jenis Diabetes khusus pada ibu hamil yang dinamakan Diabetes Gestasional. Diabetes pada saat kehamilan disebabkan oleh perubahan hormon, dan gula darah akan kembali normal setelah ibu hamil menjalani persalinan (melahirkan).

GEJALA DIABETES

Diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu. Sedangkan Diabetes tipe 2 lebih lambat, lambatnya perkembangan ini membuat banyak penderitanya tidak menyadari bahwa mereka telah menderita Diabetes selama bertahun-tahun karena gejalanya cenderung tidak spesifik.

Beberapa ciri Diabetes tipe 1 dan Diabetes tipe 2 :

  • Sering merasa haus
  • Sering buang air kecil, terutama dimalam hari
  • Sering merasa sangat lapar
  • Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas
  • Berkurangnya masa otot
  • Lemas
  • Pandangan kabur
  • Luka yang sulit sembuh
  • Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, vagina, atau saluran kemih.
Gejala lain yang bisa menjadi ciri-ciri bahwa seseorang mengalami Diabetes, antara lain :

  • Mulut kering
  • Rasa terbakar, kaku, dan nyeri pada kaki
  • Gatal-gatal
  • Mudah tersinggung
  • Munculnya bercak hitam di sekitar leher, ketiak, selangkangan sebagai tanda terjadinya resistensi insulin.
Faktor Resiko Diabetes. Seseorang akan mudah mengalami Diabetes tipe 1 jika memiliki faktor-faktor resiko seperti :

  • Memiliki keluarga dengan riwayat Diabetes tipe 1
  • Menderita infeksi virus
  • Orang berkulit putih diduga lebih mudah mengalami Diabetes tipe 1 dibandingkan ras lain.
  • Bepergian ke daerah yang jauh dari katulistiwa (ekuator)
Sedangkan untuk Diabetes tipe 2, seorang akan lebih mudah mengalami jika memiliki faktor-faktor resiko berupa :
  • Kelebihan berat badan
  • Memiliki keluarga dengan riwayat  Diabetes tipe 2
  • Kurang aktif. Aktivitas fisik membantu mengontrol berat badan, membakar glukosa sebagai energi dan membuat sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin.
  • Usia. Resiko terjadinya Diabetes tipe 2 akan meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Tekanan Darah Tinggi
  • Kadar Kolesterol dan Trigliserida yang abnormal

DIAGNOSA DIABETES.
Gejala Diabetes biasanya berkembang secara bertahap, kecuali Diabetes tipe 1 yang gejalanya muncul tiba-tiba. Oleh karena itu, orang-orang yang berisiko terkena Diabetes dianjurkan menjalani pemeriksaan rutin. Mereka diantarnya adalah :
  • Berusia diatas 45 tahun
  • Wanita yang pernah mengalami Diabetes Gestasional saat hamil
  • Orang dengan berat badan lebih
  • Orang yang sudah didiagnos menderita pradiabetes.
PENGOBATAN DIABETES.
  • Pasien Diabetes diharuskan mengatur pola makan dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, protein, dan biji-bijian, serta makanan rendah kalori dan lemak (sebaiknya konsultasi dengan dokter gizi untuk mengatur pola makan)
  • Selain mengatur pola makan, penderita Diabetes juga dianjurkan untuk berolahraga secara rutin setidaknya 10 - 30 menit setiap hari. Hal ini akan membantu meningkatkan sensivitas sel tubuh terhadap insulin.
  • Konsumsi Vita Balance sesuai anjuran.
PENCEGAHAN DIABETES.
Diabetes tipe 2 dan Diabetes Gestasional dapat dicegah dengan pola hidup sehat. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah Diabetes, antar lain adalah :
  • Mengatur menu makan yang sehat
  • Menjaga Berat Badan yang ideal
  • Rutin olahraga
  • Rutin menjalani pemeriksaan gula darah, setidaknya sekali dalam setahun.
  • Konsumsi VITA Balance sesuai anjuran. Hal ini bermanfaat untuk menjaga keseimbangan kadar gula darah didalam tubuh. Info tentang Vita Balance dapat ditanyakan melalui WA, di 08129943619
Jaga Kesehatan mulai dari sekarang.


Tulisan diatas merupakan ringkasan dari diskusi/seminar online dengan Yuhana S.R., S. Farm., Apt yang diselenggarakan oleh Victory System Network

Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh

1. Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C

Agar kesehatan tetap terjaga, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C. Vitamin ini penting karena mampu meningkatkan imunitas tubuh. Bila daya tahan tubuh Anda kuat, penyakit flu dan pilek tidak mudah menyerang Anda di musim hujan.

Salah satu jenis makanan yang mengandung banyak vitamin C adalah buah. Walaupun masyarakat umum lebih mengenal jeruk sebagai sumber vitamin C, sebenarnya ada beragam buah yang juga kaya akan vitamin C, antara lain jambu biji, pepaya, stroberi, dan kiwi.

Bahkan, jambu biji mengandung vitamin C dua kali lebih banyak daripada buah jeruk. Untuk mengonsumsi buah jambu biji, Anda dapat memakannya secara langsung atau meminumnya dalam bentuk jus,  baik jus buatan sendiri atau jus dalam kemasan siap minum. Akan lebih baik bila Anda mengonsumsi sumber vitamin C yang alami dan tanpa menambahkan terlalu banyak gula.

Selain melakukan cara meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh seperti yang telah dijelaskan di atas, Anda juga perlu menjaga kebersihan lingkungan agar tidak mudah terserang penyakit. Namun, jika Anda sudah terlanjur sakit, periksakanlah diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

2. Mengonsumsi makanan bernutrisi

Konsumsilah juga makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang seimbang. Mengonsumsi makanan sehat, seperti sayur, buah, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian, dalam jumlah yang cukup dapat membantu menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh.

3. Beristirahat yang cukup

Pastikan pula Anda beristirahat dengan cukup. Waktu tidur yang dibutuhkan oleh orang dewasa adalah sekitar 7-8 jam setiap harinya. Sedangkan untuk anak-anak, waktu tidur yang dibutuhkan adalah 10 jam atau lebih. Jadi, pastikan kebutuhan tidur Anda tercukupi dengan baik agar kesehatan dan daya tahan Anda tetap terjaga.

4. Berolahraga secara rutin

Jangan jadikan musim hujan sebagai alasan untuk malas berolahraga. Anda tetap harus menyempatkan diri berolahraga secara rutin, karena kebiasaan baik ini termasuk salah satu “kunci” dari imunitas tubuh yang kuat.

5. Menjaga kebersihan diri

Agar tidak mudah terserang penyakit, Anda juga harus menjaga kebersihan diri dengan baik. Cara yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan membiasakan diri mencuci tangan sebelum dan setelah makan, serta setelah batuk, bersin, membuang sampah, menggunakan kamar mandi, atau mengganti popok bayi.

WA 08129943619


MENJAGA JANTUNG dan TURUNKAN RESIKO KANKER

 

Dibandingkan mineral lain, seperti kalsium dan zat besi, selenium mungkin jarang Anda dengar. Padahal, mineral mikro ini memiliki fungsi dan manfaat untuk kebaikan tubuh. Manfaat selenium pun tak main-main, termasuk menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko kanker.

Apa itu SELENIUM ?

Selenium adalah salah satu mineral mikro yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil. Walau dibutuhkan dalam kadar yang sedikit, selenium menjalankan fungsi vital untuk kinerja tubuh.

Beberapa fungsi selenium untuk tubuh, yaitu:

  • Membantu tubuh dalam memproduksi protein khusus yang berperan dalam mencegah kerusakan sel
  • Membantu fungsi kognitif
  • Menjaga kesehatan sistem imun
  • Memelihara kesuburan pada wanita dan pria
  • Berkontribusi dalam sintesis DNA

Manfaat selenium untuk kebaikan tubuh

Selenium merupakan mineral yang menakjubkan. Tak hanya menjalankan fungsi di atas, selenium juga memiliki sejumlah manfaat lain. Berikut ini manfaat selenium yang perlu untuk diketahui:

1. Menangkal radikal bebas

Selenium dapat bertindak sebagai molekul antioksidan untuk melawan radikal bebas berlebih. Kondisi radikal bebas yang berlebih dapat memicu tekanan oksidatif dan berujung pada kerusakan sel dan menyebabkan berbagai penyakit.

2. Melawan panyakit jantung

Kadar selenium yang rendah telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, sehingga konsumsi mineral ini dengan cukup dapat melindungi kesehatan organ tersebut.

Selenium juga membantu menurunkan gejala peradangan pada tubuh ?yang dapat menjadi faktor risiko utama penyakit jantung. Selenium dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan mengurangi peradangan dan tekanan oksidatif dalam tubuh. Stres dan peradangan oksidatif telah dikaitkan dengan aterosklerosis atau penumpukan plak di pembuluh darah.

Aterosklerosis dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berbahaya seperti stroke, serangan jantung, dan penyakit jantung.

3. Menurunkan risiko kanker

Tekanan oksidatif karena radikal bebas berlebih dapat menimbulkan beragam penyakit, termasuk kanker. Dengan sifat antioksidannya, selenium dapat membantu menurunkan risiko kanker sekaligus meningkatkan sistem imun tubuh.

Sebanyak 69 penelitian menemukan, kadar selenium yang tinggi dikaitkan dengan risiko kanker yang rendah, termasuk kanker payudara, kanker paru-paru, kanker usus besar, dan kanker prostat. Manfaat selenium tersebut utamanya didapatkan dari konsumsi makanan sehat, bukan suplemen.

Untuk penyembuhan Kanker dapat juga dibantu dengan alat sederhana, baca Bioglass vs Kanker

4. Menjaga kesehatan kelenjar tiroid

Jaringan kelenjar tiroid mengandung selenium yang tinggi dibandingkan bagian tubuh lain. Dengan demikian, rutin mengonsumsi makanan yang mengandung selenium penting untuk menjaga fungsi dan kesehatan kelenjar tersebut.
Selenium dapat melindungi tiroid dari kerusakan oksidatif, serta memainkan peran penting dalam produksi hormon-hormon tiroid.

Dengan kelenjar tiroid yang sehat, pengendalian metabolisme dapat menjadi optimal. Begitu juga dengan kontrol pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

5. Melawan penurunan kondisi mental

Para ahli juga memercayai, selenium dapat membantu kecakapan verbal seseorang dan fungsi mental lain pada penderita gangguan kognitif ringan. Tak hanya itu, diet Mediterania yang makanan utamanya banyak mengandung selenium, dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa penderita penyakit Alzheimer memiliki kadar selenium yang rendah di tubuh mereka.

6. Berpotensi meredakan gejala asma

Karena selenium berpotensi untuk mengurangi peradangan, beberapa penelitian telah menemukan bahwa mineral ini dapat membantu meredakan gejala yang berkaitan dengan asma. Menurut sebuah studi, orang yang menderita asma cenderung memiliki kadar selenium yang rendah di tubuh mereka.

Walau begitu, penelitian yang lebih besar diperlukan untuk menguatkan manfaat selenium untuk asma tersebut.

Manfaat selenium bisa didapat dengan konsumsi makanan ini

Berikut ini makanan yang menjadi sumber selenium, yang bisa Anda konsumsi:

  • Tiram
  • Kacang Brazil
  • Tuna sirip kuning
  • Telur
  • Sarden
  • Biji bunga matahari
  • Dada ayam
  • Jamur Shiitake

Mengonsumsi makanan sehat bervariasi di atas penting untuk Anda lakukan. Sebab, kadar selenium di pangan tumbuhan akan bergantung pada kadar selenium di tanah tempat mananan tersebut tumbuh. Selenium jaman dulu ada di makanan tetapi karena sistem perkebunan dunia selenium skrg hampir tdk ditemukan ditanah dan dimakanan.

 

Selenium yang dijual skrg adalah selenium sintetis.. apa bedanya yang sintetis dan alami? Yang sintetis sulit diserap krn tubuh tidak mengenal selenium dalam bentuk ini, sedangkan yang alami mudah diserap dan mudah terpakai oleh tubuh.

Saat ini di indonesia hanya 2 produk yang punya RE-NATURED Selenium, yaitu NU-VIT dan Vita balance

 

Re-Natured® Selenium berarti Selenium akan disajikan ke tubuh Anda dalam bentuk yang sama seperti yang ada dalam makanan. Selenium diberi makan ke bakteri tertentu, bakterinya kemudian membentuk CO- factor untuk menyerap selenium dan mengantarkan ke sel-sel yang membutuhkan.

 

Dapatkan NUVIT dan Vita Balance, hubungi distributor MCI dikota Anda, atau klik disini. Atau hubungi kami lewat WhatsApp

Risman  0812 9943 619

Ester M 0813 1052 8870

Sunday, 31 May 2020

WALNUT | Untuk Jantung dan Kulit

Walnut memiliki peringkat paling tinggi diatas jenis kacang lain seperti kacang tanah, almond, pecan, dan lainnya. 
Walnut memiliki tingkat antioksidan dua kali lebih banyak dibandingkan dengan kacang lainnya. Hanya sayangnya tidak banyak orang yang mengonsumsi Walnut.
Joe Vinson dari University of Scranton yang meneliti Walnut mengatakan : " Anti Oksidan pada Walnut memiliki manfaat 15 kali lebih besar dibanding vitamin E dalam jumlah yang sama. Antioksidan dalam Walnut mampu melindungi tubuh dari kerusakan akibat bahan-bahan kimia yang menyebabkan penyakit".

Joe Vinson juga menjelaskan manfaat Walnut lainnya, seperti dilansir Health Me Up (18/10) sebagai berikut :

1. Menjaga Jantung
Selain kaya antioksidan, Walnut juga kaya asam lemak omega-3 yang meningkatkan jumlah kolesterol baik dalam tubuh dan menyingkirkan kolesterol jahat. Mengonsumsi segenggam Walnut bisa membuat anda terhindar dari penyakit jantung, stroke, atau penyakit jantung koroner.
2. Mengurangi Peradangan
Walnut juga mampu mengatasi penyakit peradangan seperti asma, psioriasis, eczema, atau arthtritis.
3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Antioksidan yang ada dalam Walnut membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari proses penuaan, kanker, dan penyakit saraf.
4. Membuat Kulit Bercahaya
Kandungan omega-3 pada Wlnut juga menguatkan membran sel kulit, mengunci kelembaban, dan nutrisi didalamnya yang pada akhirnya membantu kulit bercahaya, dan mengeluarkan racun dari sel kulit.
Walnut juga bisa melindungi kulit dari kekeringan. Walnut banyak digunakan sebagai bahan produk kecantikan.
5. Kehamilan
Wanita hamil sangat disarankan mengonsumsi Walnut. Kandungan vitamin B kompleks yang tinggi serta  vitamin lain seperti folat, riboflavin, thiamin, dan lainnya sangat diperlukan oleh ibu hamil.
6. Kaya Mineral
Walnut mengandung banyak menieral seperti mangan, pottasium, seng, kalsium, besi, magnesium, dan tembaga. Mineral ini memiliki banyak kegunaan untuk perkembangan sperma pria.
7. Melawan Konstipasi
Walnut juga dapat dikonsumsi untuk mengatasi masalah konstipasi.
8. Rambut Indah
Ingin rambut indah? Walnut jawabannya!
Walnut disebut juga sebagai makanan rambut yang kaya akan biotin. Biotin adalah nutrisi penting yang diperlukan untuk menguatkan rambut, meningkatkan pertumbuhan rambut dan mencegah kerontokan. Kurangnya biotin selalu dikaitkan dengan rambut rontok atau patah.
9. Berat Badan
Sedang berdiet?
Anda bisa menambahkan Walnut dalam makanan diet Anda. Kacang ini memiliki kolesterol rendah. Membantu Anda tetap bugar dan bertenaga selama masa diet Anda.


Nah., sekarang sudah tahu kan banyak manfaat Walnut. Jadi jangan ragu untuk mengonsumsi Walnut demi kesehatan Anda. Untuk lebih mudahnya, Anda bisa mengonsumsi produk kesehatan atau kecantikan yang mengandung Walnut. Penulis menyarankan Anda mengonsumsi SALUT (produksi MCI) yang kaya kandungan Walnut.

Risman 08129943619 (WA)
Ester M 0813 1052 8870 (WA)


sumber : merdeka.com